Hallo sobat EXpoOtomotif.COM, Kali ini kita lihat yuk review dari Om Fitra saat meliput Ferrari 812 Competizione Aperta.
Om Fitra ini kalau lagi review selalu asyik dan menyenangkan untuk di ikuti. Kita simak reviewnya :
 Untuk gambaran lengkap tren otomotif masa depan, baca artikel utama: Tren Otomotif 2026 untuk Pasar Indonesia.
Transcript
Fitri. Selamat datang lagi di Evans
Motor, tempat mobil-mobil impian Anda
berada. Dan saya yakin yang ini pasti
banyak yang memimpikan mobil ini. Karena
mobil ini mesinnya V12 naturally
aspirated. Kemudian hanya dibuat 599
unit di dunia. Jadi sangat eksklusif dan
diperkirakan ke depannya harganya bukan
semakin turun tapi akan semakin naik.
Ini adalah Ferrari 812 Competit Zione
[Musik]
ada dua versi dari mobil ini. versi yang
kupe atap ee tertutup dan yang lebih
eksklusif lagi adalah yang atap terbuka
alias aperta. Ini aperta itu dalam
bahasa Italia artinya open terbuka. Nah,
untuk yang coue itu ada 999 unit.
Sedangkan untuk yang AERTA ini hanya 599
unit dan itu semua sudah ludes terjual.
Dan pada saat mobil ini baru dijual,
Anda tidak bisa punya uang banyak
langsung beli mobil ini. Tapi karena ini
model yang spesial, bukan M produk dari
Ferrari, Anda harus mengikuti sejumlah
persyaratan yang ditentukan Ferrari
termasuk kepemilikan Ferrari Ferrari
sebelumnya. Nah, tapi kalau ini ada yang
baru di Evans Motor. Anda tidak bisa
beli baru lagi di Ferrari dan ini ada di
Evans Motor yang tidak peduli Anda mau
punya Ferrari atau belum punya Ferrari.
Anda bisa langsung menebus mobil ini dan
ini akan menjadi pemandangan yang
menarik di jalan kalau mobil ini
berjalan karena ini adalah versi lebih
spesial dari satu produk spesialnya
Ferrari. Basis mobil ini adalah Ferrari
812 Superast yang mana itu adalah
flagship V12-nya Ferrari. Mesinnya 6.500
00 cc
V12 Naturally aspirated engine yang itu
pengembangan dari Ferrari F12 Berinetta
yang eh
itu merupakan model sebelumnya dari 812
dan saking kencangnya mobil ini 812
Superfas itu tenaganya 800 PS mobil ini
dijuluki super fast oleh Ferrari kita
tahu Ferrari itu sudah super kencang
super fast yang ini dapat label lagi
super fast karena memang luar biasa
larinya 0 sampai 100 km/h, tidak sampai
3 detik. Top speed di atas 300 km/h. Dan
pada saat 812 supervas itu diluncurkan
di dunia, dia mencatatkan diri sebagai
mesin NA dengan tenaga terbesar yang
pernah dibuat di dunia. Wow. Nah, versi
competit Zione ini adalah versi yang
lebih track ready dari 812 Superfas.
Karena kita tahu 812 Superfas itu adalah
mobil GT Grand Tourer. Mobil yang
disiapkan untuk perjalanan jauh melahap
kilometer dengan mudah dan cepat. Nah,
ini adalah versi yang lebih ringan,
lebih eksotis, lebih memiliki down force
dengan aerodinamika yang disempurnakan
serta mesin yang lebih bertenaga.
Mesinnya wow.
Dari membukanya saja kita udah lihat
indah sekali mesinnya diletakkan rendah
dan ke belakang untuk distribusi bobot
yang sempurna. Ini silinder head
berwarna merah yang menjadi ciri khas
Ferrari itu menyimpan kapasitas 6.500
cc V12 yang kalau di 812 superfas itu
menghasilkan tenaga 800 PS di mobil ini
menghasilkan 830
PS.
Sayangnya saya belum menemukan figur
official 0100-nya untuk mobil ini. Tapi
di 812 superfas saja itu 0100-nya adalah
2,8 detik. Artinya mobil ini dengan
tenaga yang lebih besar dan bobot yang
lebih ringan yang nanti akan saya
jelaskan kenapa bisa lebih ringan.
Mestinya bisa bermain di 2,5 detikan 0
sampai 100 km/h yang mana itu angka yang
luar biasa mengingat mobil ini bukan all
wheel drive tapi hanya rear wheel drive.
Dan mobil ini memiliki transmisi dual
clutch 7 speed.
Huh.
Oke, sebelum kita lanjut ke yang lain,
kita dengarkan dulu suara cold start-nya
dari mesin ini.
[Musik]
Dan karena ini mobil baru dan ini mesin
yang spesial, dibutuhkan inrayen atau
running in dari mesin ini. Makanya saya
tidak akan menggeber ee mesin ini karena
mesin ini adalah mesin yang ee spesial.
Jadi harus dibawa normal dulu. Dan saya
tidak ingin pemiliknya itu mendapatkan
mesin yang sudah digeber. Tapi kita bisa
dengar suaranya dari yang sudah ada di
internet. Suaranya seperti ini.
Uh, luar biasa lengkingannya.
Menggetarkan kalbu saya. Apalagi kalau
misalnya langsung berada di dalamnya.
Saya enggak bisa bayangin asiknya
seperti apa. Karena dia bukan hanya V12,
tapi dibandingkan 812 Superfast, mobil
ini memiliki putaran mesin 500 RPM lebih
tinggi. Dia bisa sampai 9.500
RPM pah. Nah, tentunya sebagai mobil
yang TRK fokus, mobil ini juga harus
dibuat lebih ringan. Makanya Anda bisa
lihat di sini carbon fiber semua. Dan
carbon fiber di mobil ini gila-gilaan.
banyaknya.
Anda bisa lihat ini yang membedakan
antara 812
Superfas dan 812 Competit Zione adalah
panel serat karbon yang sangat besar di
kap mesin ini dan dia juga ada bolongan
di sini nih untuk memudahkan
mengeluarkan panas dan Anda bisa lihat
di sini carbon fiber. Kemudian di bagian
depannya
ini bumpernya didesain ulang menjadi
lebih agresif dengan air scop air scop
yang lebih banyak untuk memperlancar
aliran udara dan meningkatkan down
force. Dan di sini juga semua carbon
fiber dan ini rendah ya. Jadi Anda mesti
hati-ati karena pasti perbaikannya mahal
kalau sampai panel serat karbonnya ini
ee kena. Tapi ya kalau Anda sudah punya
Ferrari ya Anda enggak mikirlah karena
pasti uang Anda segudang.
Oke,
di bagian side skirt ini juga carbon
fiber. Kemudian ini lubang tambahan
ee yang jadi membedakan
e 812 competition ini juga dengan panel
serat karbon. Di sini
remnya karbon seramik. Untuk velegnya
dia menggunakan 20 inci di depan dan di
belakang. Nah, yang di belakang ini
lebarnya mencapai 315 mm untuk membuat
power yang sebesar itu bisa tertransfer
menjadi gerak secara efektif. Kemudian
bagian belakang Anda lihat ini juga yang
membedakan 812 competition Zione ada
garis-garis dan ini lubang-lubang asli.
Anda bisa lihat tangan saya di sini ee
untuk meningkatkan down force juga.
Bahkan di belakang Anda bisa lihat
diffuser yang seperti ini dari mobil
balap sangat agresif. Padahal mobil ini
adalah mobil yang road legal. Knalpotnya
tempat suara yang indah tadi eh berasal.
Nah, untuk versi yang coue, jadi versi
yang atap tertutup itu di sini sudah
tidak ada jendela lagi, tidak ada kaca
lagi sehingga spion itu digantikan
kamera. Tapi untuk yang versi aperta,
yang versi atap terbuka ini justru Anda
masih memiliki visibilitas ke belakang
dan ini bentuknya eksotis. Anda bisa
lihat profilnya dari sini.
Tentu saja dengan atap dibuka
profilnya akan menjadi semakin keren. By
the way, ini dua punuknya ini juga
menggunakan serat karbon. Di bagian
dalam juga serat karbon. Serat karbon
semuanya. KP mesin juga serat karbon.
Bagasi juga serat karbon. Nah, Anda
sudah melihat tampilannya pada saat
dibuka. Tapi yang Anda belum tahu atau
mungkin sebagian dari Anda belum tahu
adalah membukanya
tidak mudah karena Ferrari tidak membuat
sistem pelipatan elektrik. Kenapa tidak
dibuat sistem pelipatan elektrik? Karena
itu hanya akan menambah bobot. percuma
menggunakan carbon fiber kalau misalnya
ternyata masih menggunakan mekanisme
yang ee
elektrik dengan motor yang berat,
mekanisme yang rumit dan berat. Makanya
dibukanya secara manual. Dan ini tadi
sebelum syuting saya sudah melakukan
pembukaan. Anda bisa lihat di klip
berikut ini. Untuk membuka atapnya
pertama kita harus melepaskan enam
pengunci yang ada di dalam. Satu
pengunci di tengah. kita lepas dulu.
Kemudian ada dua pengunci di sisi kanan
dan sisi kiri yang kita harus unlock
dulu dan semua itu manual. Setelah itu
butuh dua orang untuk mengangkatnya.
Dan pada saat mau mengangkat itu juga
kita harus pencet ada dua tombol, satu
di kanan, satu di kiri. Tombol untuk
unlocknya supaya kita bisa mengangkat.
Dan di mana kita meletakkan
atap ini, untungnya di bagasinya ada
tempat. Tapi ternyata kita jangan
membuka bagasi dulu karena kita akan
sulit untuk membawa ke belakang. Artinya
bagasi mesti ditutup dulu. Kemudian kita
bawa ke belakang dan minta satu orang
lagi teman kita untuk membuka bagasinya
dan barulah ditempatkan ke dalam. Jadi
butuh tiga orang untuk melepas atap
mobil ini. Dan mobil ini cuman dua orang
isinya. Bayangkan kalau lagi atap
terbuka seperti ini, jalan berdua
tiba-tiba hujan
akan sangat merepotkan. Tapi memang
mobil ini tidak dibuat untuk
kepraktisan. Mobil ini dibuat tanpa
kompromi untuk performa. Makanya hal
yang seperti itu dianggap wajar saja.
Kalau misalnya memang mau dilepas, ya
sudah dilepas dan nanti kembali lagi ke
pit mungkin untuk dipasang lagi. Tapi
tentu saja untuk rigiditas yang maksimal
lebih baik dipasang. Nah, kenapa orang
harus memilih yang atap terbuka kalau
misalnya serepot itu? Jawabannya ya
memang karena eksklusivitasnya ini lebih
eksklusif dibandingkan yang kupe.
Jumlahnya lebih sedikit, tampilannya
juga lebih eksotis. Dan ini yang akan
membuat mobil ini akan menjadi investasi
yang lebih bagus dibandingkan tipe yang
kupe. Nah, dengan atap yang kita simpan
di sini dia tidak mengganggu ee bagasi.
Bagasinya sih enggak gede ya, tapi masih
lumayan loh. Ini copper medium, coper
cabin size masih masuk ke dalam sini dan
atopnya ini memang sudah ada tempatnya
tersendiri.
Kemudian khasnya Ferrari. Di sini ada
eh option-option yang sudah dipasang.
Nah, ini banyak sekali yang sudah dipack
oleh Evans Motor termasuk Apple CarPlay,
Adaptive Headlights, eh semuanya Anda
bisa lihat ini saya eh shoot dengan
detail. Kalau misalnya Anda mau lihat
detailnya apa saja yang dipasang di
mobil ini, Anda bisa pause dan Anda bisa
ee lihat apa saja yang sudah dipasang di
mobil ini. Yang jelas ini warnanya juga
unik. Warnanya ini hijau tua dipadu
dengan striping kuning. Nih lihat nih
carbon fiber. Huh, semuanya karbon fiber
di sini. Di dalam Anda juga bisa lihat
ini pintunya sekarang semuanya serat
karbon panelnya bukan hanya di panel
tengah. Kemudian kalau di 812
superfas itu mereka material kulit ini
dengan diganti dengan material alcantara
tapi sebenarnya bisa dipilih dan ini
lebih ringan dibandingkan ee kulit.
Kursinya juga bukan jok elektrik tapi
ini jok semi bucket. Yang ini
benar-benar seperti kursi balap, tapi
dia masih bisa diatur eh reclining-nya.
Dan ini kursinya tipis. Carbon fiber
juga. Di sini juga carbon fiber. Di
panel instrumennya juga carbon fiber
semuanya. Setirnya carbon fiber. Pedle
shift-nya carbon fiber. Dan ini kursinya
lihat minimalis.
Tapi kalau kita masuk ke dalam,
khasnya Ferrari sangat ergonomis
dan dia juga dilengkapi dengan eh ref
light ya. Jadi kita bisa tahu kapan
sampai red line dan kita bisa melakukan
shifting. Nah, yang unik juga eh mungkin
ini agak retro tapi ini akan cukup
menjaga value mobil ini adalah mobil ini
belum menggunakan
panel sentuh di setir seperti
Ferrari-Ferrari modern serta
instrumennya juga untuk takometernya itu
masih analog. Dan ini hal bagus karena
analog itu lebih reliable daripada yang
elektronik dan terasa lebih eksklusif,
lebih klasik, lebih mahal. Dan untuk
tombol fisik,
Ferrari sekarang menyadari bahwa panel
sentuh di setir itu merepotkan dan
mereka kembali lagi di produk-produk
terbaru mereka dengan tombol-tombol
fisik. Jadi tombol fisik ini akan lebih
reliable dan akan memberikan feel pada
saat Anda eh
mengoperasikan tombol tersebut. Misalnya
engine start. Kalau di Ferrari-Ferrari
baru itu hanya sentuh. Tapi kalau di
sini ada tombol fisik. Jadi kalau kita
mau start engine tinggal pencet tombol
fisik ini.
[Musik]
Suaranya
oh my god.
Aduh enak banget suaranya.
itu aja udah merdu banget ya. Nah,
kemudian panel-panel analog dan tombol
sentuh juga ada di pengaturan mid-nya.
Kemudian juga ada di sini AC. AC ini
juga semuanya tombol fisik. Nah, tadi
kan ada Apple CarPlay. Apple CarPlay-nya
di mana? Orang di sini enggak ada
display. April CarPlay-nya akan ada di
ee panel digital yang ada di kiri dan di
kanan dari takometer analognya. Kemudian
khasnya Ferrari ada tempat kunci di
sini. Kayak kunci itu diberikan tempat
yang terhormat gitu, jadi enggak
diletakkan begitu saja. Di sini ada
tempat penyimpanan terbuka. USB-nya
masih USB A. Ini untuk yang Apple
CarPlay-nya ada di belakang ini.
Tidak ada wireless charging, enggak
perlu juga. ini mobil TRK. Nah, kemudian
di sini juga material-material kulit
digantikan dengan material-material
ee sintetis yang ini mungkin tidak
semewah kulit tapi jelas lebih ee enteng
semuanya ya.
Nah, yang satu yang saya selalu suka
dari Ferrari itu adalah desain dari
transmisi mereka. Walaupun transmisi
kita masukin satu dua, down shift juga
dari sini dan netral ditarik dua-duanya
itu dari pedle shift. Tapi mode-mode
berkendaranya tuh ada di sini. Mode
mundur atau mode otomatis eh manual atau
launch control ini ditempatkan di
tuas-tuas yang dibuat menyerupai
transmisi manual yang ada jalurnya.
Gated shift dari Ferrari. Ini ini model
klasik yang keren sekali. Dan untuk mode
berkenaan sendiri di sini ada wet sport,
ada race dan kalau Anda punya nyali
Anda bisa traction control off. Dan ada
satu lagi kalau Anda punya nyali
segudang,
electronic stability control off you are
on your own.
Ya, enggak takut nabrak artinya karena
ini mobil tenaganya buas. Nah, mobil
divans motor ini juga sudah dipek
menggunakan display untuk penumpangnya.
Jadi penumpang Anda bisa melihat
seberapa banyak ee geforce yang terjadi,
berapa kencangnya mobil, posisi gigi,
dan RPM-nya. Jadi bisa merasakan
ketegangan yang mirip dengan drivernya.
Ini juga semua panel carbon fiber dan
ini ventilasinya
kayak turbin jet
dan sangat mudah gitu untuk mengaturnya
semua.
Kursinya
masih cukup nyaman ya, kursi trek ya.
Jadi ini akan menjaga badan kita tidak
terlempar ke sana ke mari. Kemudian dia
juga ada pengaturan kekerasan suspensi
dan ee Anda juga enggak perlu khawatir
kalau misalnya mobil itu mau melewati
satu gundukan karena ada lifternya, jadi
bisa di ee tinggikan. Nah, yang menarik
juga pada saat atap itu ditutup
kan suara mesin akan tereduksi. Nah, dia
punya sistem jendela belakang. Jadi,
jendela belakangnya ada tiga. Ada yang
di tengah dan ada yang di pinggir. Satu
di kiri, satu di kanan. Anda bisa buka
yang tengah saja
atau Anda bisa buka yang pinggirnya
saja.
seperti ini. Jadi pinggirnya kebuka atau
Anda bisa buka semuanya dan Anda tidak
perlu membuka atap untuk menikmati
suaranya. Jadi mungkin Ferrari juga tahu
membuka atapnya tidak mudah. Jadi kalau
misalnya kita takut mau hujan atau malas
ngebuka atep, tapi kita pengin
mendengarkan raungan merdu dari V12-nya,
kita tinggal buka tiga jendela ini dan
ya, Anda akan langsung mendapatkan
melodi yang indah di
kuping Anda.
Dan jangan lupa mobil ini adalah
kompetit zone. Jadi sebenarnya cuman dua
habitat mobil ini. Kalau enggak diirkuit
ya di garasi disimpan sebagai mobil
kolektor. Bagi Anda yang benar-benar
ingin menikmati
pesona maksimal mobil ini, bawalah ke
TRK. Tapi Anda yang ingin benar-benar
memaksimalkan nilai investasi di masa
depan, ya Anda simpan di garasi. Yang
mana pilihan Anda itu terserah Anda.
Sultan mah bebas.
Well, senang rasanya
Evans Motor itu bisa memasukkan
mobil-mobil yang spesial seperti ini. Di
masa depan ini akan menjadi salah satu
potongan sejarah dari Ferrari. Sebuah
Ferrari bermesin naturally aspirated
yang melengking hingga 9.500 RPM dan
dibuat versi TRKnya dengan atap terbuka
dan sangat terbatas.
di dunia. Untuk keterangan lebih lanjut
mengenai mobil ini, Anda bisa datang ke
showroom Evans Motor di Jalan Sultan
Iskandar Muda, Pondok Indah, Jakarta
atau Anda bisa hubungi mereka via DM ke
Instagram mereka. Di sini
pengin sebenarnya
mencoba mobil ini, apalagi kalau di TRK
di mana habitatnya memang ee
alami untuk mobil ini adalah di TRK. Oh
ya, saya juga lupa bilang suspensinya
juga sudah diubah untuk keperluan e TRK
walaupun bisa diatur juga kekerasannya.
Kalau mungkin Anda yang membeli mobil
ini,
saya akan dengan senang hati untuk
mencobanya kalau diizinkan atau minimal
di sebelahnya untuk merasakan lengkingan
V12-nya. Tapi untuk sekarang cukup
berada di mimpi saya dulu dan mungkin
mimpi sebagian besar dari Anda. Jangan
lupa Anda klik like bila menyukai video
ini, komentar di bawah dan subscribe ke
channel Fitra Eri jika Anda belum.
Follow Instagram saya @fitra. Dan juga
follow Instagram-nya Evans Motor untuk
melihat display-display mobil yang
mereka punya di showroom. Terima kasih
banyak Anda sudah menyaksikan. Sampai
jumpa di video selanjutnya. Bye bye.
“Sobat EXpoOtomotif.COM…Bagikan artikel ini jika Anda merasa informasi ini bermanfaat.”















